: Meliputi verifikasi berkas, Tes Potensi Akademik (TPA) dengan standar skor minimal 500, serta kemampuan bahasa Inggris (TOEFL/IELTS).
Lalu, mata saya tertuju pada satu soal yang membuat adrenalin saya naik sedikit. Soal tentang trauma.
Kami tertawa getir. Menjadi residen urologi memang unik. Kami tidak hanya belajar membedah dan menjahit, tapi juga mempelajari onkologi, andrologi (kesuburan), hingga rehabilitasi. Kami adalah "tukang ledeng" tubuh manusia yang harus sesuai standar keilmuan tertinggi.
Soal ini menguji diagnosis banding pada kondisi kegawatdaruratan urologi pediatrik. Kejang demam merupakan red herring. Temuan kuncinya adalah pembengkakan penis dengan meatus yang masih terlihat. Paraphimosis (A) terjadi jika kulup yang tertarik ke belakang tidak bisa dikembalikan, biasanya meatus tidak terlihat. Torsio testis (D) biasanya nyeri hebat pada testis, bukan pembengkakan penis. Balanoposthitis (B) adalah peradangan pada glans dan kulup penis, seringkali akibat infeksi, dan merupakan penyebab paling umum dari pembengkakan penis pada anak yang belum disirkumsisi. Tata laksana awalnya adalah antibiotik. Jawaban yang benar adalah B .
Sistitis, pielonefritis, prostatitis.
Seorang laki-laki berusia 25 tahun dibawa ke IGD setelah mengalami kecelakaan lalu lintas. Pasien mengeluhkan nyeri hebat pada selangkangan dan ketidakmampuan untuk buang air kecil. Pada pemeriksaan fisik, didapatkan adanya darah di meatus uretra eksternal ( bleeding per urethram ) dan butterfly rash di perineum. Tindakan diagnosis awal apa yang paling tepat dilakukan?A. Pemasangan kateter foley nomor 16 FrB. Sistostomi terbuka segeraC. Retrograde Urethrografis (RUG)D. USG urologi saluran kemihE. CT scan abdomen-pelvis dengan kontras
Berikut adalah gambaran tipe soal yang sering ditemukan dalam ujian seleksi:
Kombinasi mekanismenya ( straddle injury ), adanya bleeding per urethram , retensi urine, dan butterfly hematoma merupakan tanda klasik dari ruptur uretra anterior (khususnya pars bulbosa).
UNS SPMB lists current schedules for specialist and sub-specialist surgery-related exams. Common Topics in PPDS Urology Exams
This public link is valid for 7 days and shares a thread, including any personal information you added. This link or copies made by others cannot be deleted. If you share with third parties, their policies apply. Can’t copy the link right now. Try again later.
Banyak soal menjebak yang menguji batas anatomi, vaskularisasi (misalnya asal arteri testikularis), dan persarafan kandung kemih (simpatis vs parasimpatis).
Obstruksi dan stasis urine di lower urinary tract (saluran kemih bagian bawah) dapat menimbulkan berbagai kondisi, KECUALI : A. Urethro-kutan fistula B. Divertikel buli C. Vesiko-ureteral refluks D. Vesikolithiasis E. Gagal ginjal (Jawaban Benar, sebagai pengecualian)
Ini serius. Trauma uretra posterior. Pilihannya antara immediate realignment versus suprapubic cystostomy alone . Soal PPDS suka sekali menguji kesabaran kita dalam menentukan kapan harus operasi besar dan kapan harus "buy time".